FESTIVAL PAYUNG LUKIS TRADISIONAL JUWIRING 13 - 14 MEI 2017





----------

Festival Payung Lukis Tradisional
NGUDI RAHAYU JUWIRING
Workshop dan Pameran 
13 - 14 Mei 2017

Lokasi 
Kelas Pagi Yogyakarta Creative Space
JL. Brog Jend Katamso GM II/1226 Prawirodirjan
Yogyakarta

[ Dari utara ke arah Jogja Tronik, terus keselatan sekitar 300 meter akan ada Indomaret, percis nempel tembok sebelum indomaret ada jalan / gapura masuk kiri. Kelas Pagi Yogyakarta ada di belakang Indomaret, dengan Neon Box sangat Jelas ] 
Pendaftaran Workshop s.d 14 Mei 2017
Biaya Rp 80.000 [ Makan minum, Payung Juwiring, Alat Lukis, Goodie Bag ]

Kompetisi INSTAGRAM
@payunglukistradisional
atau hub Tika 0813 290 21142

---------

RANGKAIAN ACARA

Sabtu, 13 Mei 2017 

09.30 – 10.00 Opening + Workshop

10.00 – 10.15 Pembekalan Workshop
10.15 – 10.45 Workshop Kerangka
10.45 – 11.10 Workshop Merakit
11.10 – 11.50 Workshop Merajut
11.50 – 12.30 Ishoma & Makan Siang
13.00 – 14.00 Peserta Melanjutkan Merangkai & Melukis
14.00 – 14.05 Closing Workshop
15.00 – 16.00  Akustik / dll
16.00 – 17.00 Tari / dll
17.00 – 18.00 Akustik / dll
18.00 – 18.30 Ishoma 
18.30 - 21.00 Lanjut Acara
21.00 Closing

---------

Minggu, 14 Mei 2017

09.30 – 10.00 Registrasi Workshop
10.00 – 10.15 Pembekalan Workshop
10.15 – 10.45 Workshop Kerangka
10.45 – 11.10 Workshop Merakit
11.10 – 11.50 Workshop Merajut
11.50 – 12.30 Ishoma & Makan Siang
13.00 – 14.00 Peserta Melanjutkan Merangkai & Melukis
14.00 – 14.05 Closing Workshop
15.00 – 16.00  Akustik / dll
16.00 – 17.00 Tari / dll
17.00 – 18.00 Akustik / dll
18.00 – 18.30 Ishoma 
18.30 - 20.45 Lanjut Acara
20.45 - 21.00 Closing Event


visual report cek 
Album Facebook Kelas Pagi Yogyakarta : https://goo.gl/32z2rD

----------


Sejarah PAYUNG JUWIRING
Payung Lukis Juwiring memiliki sejarah panjang mengenai payung. Payung merupakan sejarah penting dalam kerajaan-kerajaan yang ada di Pulau Jawa, seperti Kerajaan Demak, Kerajaan Mataram dan Kerajaan Majapahit. Simbol payung sangat melekat bagi kerajaan-kerajaan. Payung dianggap sebagai simbol kekuatan. Biasanya payung ini diletakkan berdampingan dengan tombak. Payung memiliki simbol mengayomi, sedangkan tombak memiliki simbol kekuatan.
Di Desa Juwiring, pada tahun 1940-1960, kerangka payung dijual. Ini menyerupai aktivitas jual beli di pasar payung. Banyak orang melakukan transaksi jual beli kerangka-kerangka payung yang belum terakit. Pasar payung ini beroperasi sebahis subuh sekitar pukul 04.00 – 07.00 WIB.
Payung Juwiring pernah mengalami masa kejayaan pada tahun 1960-an sampai 1980-an. Dahulu industri Payung hanya ada di Juwiring, dengan bahan dasar kertas (istilah kertas payung digunakan untuk merujuk pada jenis kertas yang mirip dengan bahan dasar kertas payung).
Bahan kayu yang digunakan antara lain adalah bambu (pring), dan kayu kenanga. Bahan baku kayu ini diperoleh dari lereng gunung. Jika bahan baku habis, biasanya dipasok dari Desa Pedan.
Visi: 
- Menjadi salah satu pelestari budaya payung lukis terbesar

Misi:
- Merangkul seniman payung lukis Juwiring untuk melestarikan budaya payung lukis
- Menjadi salah satu tujuan wisata edukasi payung lukis
- Mengkomunikasikan nilai budaya payung lukis sebagai peninggalan sejarah indonesia
- Mengenalkan kekhasan multikultur Indonesia melalui payung lukis Juwiring
- Mengenalkan budaya payung lukis Juwuring ke dunia internasional

Payung Lukis Ngudi Rahayu
Payung Lukis Ngudi Rahayu berada di Dukuh Gumantar, Desa Tanjung, Kecamatan Juwing. Ngudi Yakur (48 tahun) adalah pendiri usaha Payung Lukis Ngudi Rahayu. Ngadi mengawali membuat Payung pada tahun 1998. Hal ini diawali dari pengalaman Ngadi menjadi buruh payung. Simbah (kakek, nenek), bapak – ibu (orang tua) juga pengjarin payung di Desa Juwiring. Payung ini kemudian dinamai payung tradisional, hal ini dikarenakan ada produk payung pabrikan yang diproduksi secara masal.  



Nama Payung Lukis Ngudi Rahayu memiliki arti panjang. Payung lukis karena jenis payung unggulan ada pada produk lukisnya, sedangkan Ngudi berasal dari nama Ngadi (dalam bahasa jawa artinya mencari) dan Rahayu (dalam bahasa jawa artinya selamat) adalah nama istri dari Bapak Ngadi.

Comments

Popular Posts